Rabu, 19 November 2014

Kau anggap apakah kami???

Hukum itu perlu ditegakkan
Kerbau tak akan mengeluh dengan keadaan

Sekejam apapun derita
Kami yang dibawah juga butuh tangan kalian

Manusia kerdil tahu cara kalian melangkah
Dari sikap kalian berbicara
Dari balik layar pun kami tau

Kau anggap apakah kami ???
Hewan atau kah sebatang tumbuhan?

Apakah kami tak sama dengan kalian??"The Big"
Untuk apa kah Kalian duduk hanya melihat
kami yang menangis ketika kami butuh uluran tangan kalian??

Dimana HAK Kami??


Sadarlah ...
kita hidup di dunia sama adanya
untuk melestarikan titipanNYA

Tak ada kami
Kalian tak akan Bisa
Tak ada kami
Kalian pun kan seperti kami

Minggu, 16 November 2014

Sepertiga Malam ( Do'a anak Negeri)

Para pemimpi telah menurunkan senjata
Dengan rasa lelah, letih ,dan lesu
Mereka memaksakannya
Apapun mereka berikan untuk mu


Tanpa batas pandang
Tanpa hulur pedang

Mereka membasuh tubuh
Dengan sedikit hemburan tanah
Menjadikan mereka dalam sebuah perlindungan
yang tak akan pernah tergoyahkan

Diantara sepertiga malam ini
Aku berdo'a untuk kalian
Agar senantiasa kalian berani
Melawan para petinggi yang merusak sebuah tatanan

Lihatlah di tahun baru nanti
Semua akan terasa berbeda
Saat negeri ini akan terjajahi
Kembali seperti sebelum Merdeka



Minggu, 09 November 2014

Untuk Para Pemuda (10 November)

Hari Pahlawan
Dimana setiap penjuru dari Sabang sampai Merauke saling mengumandangan
Iktikad akan Lambang Suci Negeri ini
Perintah untuk mengabdi demi keutuhan
Dan semua berbakti pada kesatuan

Iktikad-iktikad itu telah tertuliskan
Diantara kertas yang tak berukuran besar

Tapi kesetianlah yang membedakan
Hingga semua menjadi kenangan perjuangan

Pada hari ini aku meminta
Untuk para pemuda Indonesia
Jagalah bakti para pahlawan
Mereka telah susah susah payah memperjuangkan

Demi memberikan yang terbaik atas Negeri ini
Jangan kau khianati
Mereka yang telah terbujur kaku
Dan tersenyum bisu

Jagalah Negeri ini
Jangan sampai kita terkhianati
Dari Pertiwi yang mengusai diri
Juga orang luar yang ingin mengotori



Selasa, 04 November 2014

LASKAR MERAH PUTIH

Malam yang tiada hening
Dari kicauan burung gagak
Suara angin pun mengiringi
Bersama alunan senapan yang tegak

Bulu kudu kami masih berdiri
Menggerutu ,menggigil dan menjerit
Teriakan akan suara kami semakin tinggi
Menjulur keatas langit

Dengan suara lantang berlabu
Tiada hening kami berkicau

Sudah....
Ayolah...
Ini untuk semua...
Abaikan saja akhir dari segalanya...

Hidup dan mati sudah takdir...
Demi kebahagian dan menuntas penderitaan manusia kikir.

Lepaskanlah...senjata yang ada ditangan
Tanpa belas kasihan

Lupakan bahwa mereka manusia abadi
Kita sudah dulu di beri kewajiban menjaga Negeri ini

Serahkan takdir  hidup kita kepadaNYA...
Bukan diantara manusia
Yang akan lebih menindas
Tanpa suatu batas